Dunia

Capturing Malang’s Urban Canvas

Tentang Kami

StreetArtVerse adalah ruang bersama bagi para seniman, peneliti, dan pecinta seni jalanan untuk merayakan, mendokumentasikan, dan menjaga napas kreatif kota. Kami lahir dari semangat sederhana: agar mural, stensil, wheatpaste, instalasi jalanan, dan karya visual lain yang kerap muncul di jalan tidak hilang begitu saja ditelan waktu.
Berawal dari pemetaan mural di Malang sejak 2023, kami mendokumentasikan lebih dari seratus karya lintas wilayah di kota Malang. Merekam warna, pesan, dan konteks sosial yang menyertainya. Dari proses itu kami menyadari bahwa street art bukan sekadar gambar di dinding, tetapi narasi hidup tentang identitas lokal, perlawanan, harapan, dan dialog antara kota dan warganya.
StreetArtVerse kini berkembang menjadi platform arsip digital partisipatoris. Kami mengajak komunitas mural, kolektif kreatif, peneliti, hingga warga biasa untuk ikut serta: mengunggah dokumentasi, berbagi cerita di balik karya, serta membangun basis pengetahuan visual yang terbuka untuk publik. Di sini, kota menjadi galeri raksasa, dan setiap karya punya kesempatan untuk terus bercerita.
Kami percaya bahwa mendokumentasikan street art berarti menjaga sejarah budaya visual sekaligus memperkuat hak berekspresi. Melalui pameran, diskusi, dan kolaborasi lintas komunitas, StreetArtVerse ingin menyalakan kesadaran bahwa seni jalanan adalah bagian penting dari ekosistem kreatif kota yang inklusif, progresif, dan berdaya.
StreetArtVerse — Keep the Walls Alive. From Street to Screen, from Paint to Pixel.

visi dan misi

Visi dan Misi Kami

Visi Kami

Menjadi ekosistem digital partisipatif yang menjaga, merayakan, dan menghidupkan jejak seni jalanan Indonesia agar tetap relevan, inklusif, dan menginspirasi generasi masa depan.

Misi Kami

1. Merekam dan mengarsipkan karya seni jalanan secara kolaboratif bersama komunitas, seniman, peneliti, dan publik.
2. Membuka akses pengetahuan tentang seni jalanan melalui platform digital yang mudah digunakan, terbuka, dan berkelanjutan.
3. Mendorong dialog kreatif dan kritis tentang ruang kota, identitas lokal, serta hak berekspresi.
4. Menghubungkan komunitas kreatif dengan publik luas melalui pameran, lokakarya, riset, dan kolaborasi lintas disiplin.
5. Merawat semangat progresif dan keberagaman dalam budaya visual perkotaan agar tetap hidup di tengah perubahan zaman.

Scroll to Top